Khasiat Tanaman Obat Keluarga (TOGA) - Asam

Khasiat Tanaman Obat Keluarga (TOGA) - Asam

Friday, January 31, 2014

0 comments

Tanaman obat keluarga (TOGA) yang satu ini memiliki nama latin Tamarindus Indica Linn yang banyak dikenal dengan sebutan Asam. Dibeberapa daerah dikenal dengan sebutan Tangkal asam, Acem atau celagi.

Besar pohon ini bisa mencapai setinggi 15 meter. Daunnya bersirip genap, bunganya berwarna kuning dan buahnya berbentuk polong. Dalam setahun, antara bulan september hingga oktober biasanya daun-daun pohon asam gugur dan berganti dengan yang baru. Biasanya tanaman ini banyak tumbuh di daerah pantai atau ditepi jalan karena bisa dijadikan sebagai perindang.

Bagian yang digunakan dari tanaman obat ini adalah daging buah, daun muda (sinom) dan kulit kayu. Daging buah asam mengandung vitamin A, zat gula, tartrat, pektin, gula invart, selulosa dan asam-asam yang terikat oleh kalium. Khasiat dari pohon asam ini yaitu Laksan, Analgesik, Diaforitik dan Laksatif. Penggunaan dan pengelolaan yang tepat sangat diperlukan agar khasiat dari tanaman obat ini tidak hilang atau bisa berkhasiat seoptimal atau semaksimal mungkin.
 
Beberapa resep tradisional dengan menggunakan tanaman obat Asam, yaitu :
1. Demam
Asam 2 ruas ibu jari diseduh dengan air mendidih 100 ml lalu diminum 1 kali sehari 100 ml.
2. Eksem
Asam 1 ruas ibu jari dan rimpang temulawak 4 keping diseduh dalam air 110 ml, kemudian diminum 1 kali sehari 110 ml.

3. Nyeri haid
Asam 1 ruas ibu jari dan kunyit 1 jari diseduh dalam air mendidih 100 ml. Diminum pagi dan sore, tiap kali minum 100 ml.

Pengelompokan Tanaman Obat

Pengelompokan Tanaman Obat

Wednesday, January 29, 2014

0 comments

Tanaman obat dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu :
1. Tanaman Buah
Tanaman penghasil buah dan biasa dikonsumsi buahnya namun memiliki khasiat obat.
2. Tanaman Sayuran
Bahan makanan sumber vitamin dan mineral namun memiliki khasiat obat.
3. Tanaman Rempah-rempah
Tanaman yang biasa digunakan sebagai bumbu dapur namun memiliki khasiat obat.
4. Tanaman Hias
Tanaman bernilai estetika yang biasa digunakan sebagai unsur dekoratif baik di dalam maupun di luar ruangan namun memiliki khasiat obat.
5. Lain-lain
Tanaman berkhasiat obat selain dari tanaman buah, tanaman sayuran, tanaman rempah-rempah dan tanaman hias.

Panduan Penggunaan Taman Obat Keluarga (TOGA)

Panduan Penggunaan Taman Obat Keluarga (TOGA)

0 comments

Tanaman obat adalah salah satu, beberapa atau seluruh bagian dari tanaman yang mengandung zat atau bahan aktif yang berkhasiat bagi kesehatan (menyembuhkan penyakit). Bagian dari tanaman bisa berupa daun, bunga, buah, kulit buah, kulit batang, batang, akar dan umbi. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan tanaman obat agar tidak hilang khasiatnya, yaitu :

Memetik Tanaman Obat
1. Daun dipetik saat tanaman berbunga dan sebelum buah menjadi matang.
2. Bunga dipetik sebelum atau segera setelah mekar.
3. Buah dipetik dalam keadaan tua.
4. Biji diambil dari buah yang masak/matang sempurna.
5. Akar, rimpang, umbi dan umbi lapis di ambil saat proses pertumbuhannya berhenti.

Pencucian dan Pengeringan Tanaman Obat
Bahan yang sudah dikumpulkan, dicuci bersih yang dilakukan secepat mungkin. Dapat dipakai langsung untuk pengobatan berupa bahan segar, atau dikeringkan untuk penyimpanan sehingga dapat digunakan suatu saat jika perlu.

Tujuan Pengeringan Tanaman Obat
1. Mencegah terjadinya pembusukan oleh cendawan atau bakteri karena dengan pengeringan dapat mengurangi kadar air.
2. Supaya tahan lama.
3. Mudah dihaluskan bila ingin dibuat serbuk/bubuk.

Cara Pengeringan Tanaman Obat
1. Bila bahannya besar atau banyak mengandung air, dapat dipotong - potong seperlunya.
2. Pengeringan dapat langsung dibawah sinar matahari atau memakai pelindung.
3. Diangin-anginkan ditempat yang teduh atau di dalam ruang pengeringan yang aliran udaranya baik.

Cara Pemakaian Tanaman Obat
Rebus simplisia (bahan dari tanaman yang mengandung zat aktif atau berkhasiat sebagai obat) yang belum tercampur, belum diolah dan sudah dicuci bersih dengan api kecil dalam 3 gelas air bersih (600 cc) hingga susut menjadi 1 gelas (200 cc).

Tanaman obat yang berupa simplisia, khasiatnya tidak langsung terlihat atau lambat tetapi bersifat konstruktif. Hal ini sangat berbeda dengan obat kimiawi yang hasilnya cepat tetapi bersifat destruktif. Oleh karena itu, penggunaan tanaman obat lebih diutamakan untuk menjaga kesehatan dan pada penyakit-penyakit kronis yang tidak dapat disembuhkan dengan obat kimiawi atau memerlukan kombinasi pengobatan (obat kimiawi dan dari tanaman obat). Selain itu, tanaman obat ini tidak dianjurkan untuk penyakit yang sifatnya akut (cepat).

Pengelompokan tanaman obat keluarga (TOGA)

Tanaman/Taman Obat Keluarga (TOGA)

Tanaman/Taman Obat Keluarga (TOGA)

0 comments
Saat ini banyak sekali obat-obatan yang berasal dari tanaman obat, karena kandungan bahannya yang alami tentu saja tidak ada atau adanya efek samping yang lebih sedikit dibandingkan dengan obat-obatan modern jika digunakan secara tepat. Selain dapat menyembuhkan penyakit dapat digunakan untuk menjaga kesehatan tubuh.


Taman Obat Keluarga (TOGA) berasal dari kata "taman" dan "keluarga". "Taman" artinya suatu usaha untuk meningkatkan nilai estetika tanaman (tanaman obat) dengan adanya pengaturan yang sesuai dengan potensi lahan dan enak dipandang mata. Sedangkan "keluarga" dapat diartikan taman obat ini berfungsi untuk menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga dan ditanam dilingkungan keluarga, seperti halaman rumah, sekolah atau kantor. TOGA dibagi menjadi beberapa kelompok, untuk lebih detail nya bisa dibaca pada artikel berikut Pengelompokan Tanaman Obat Keluarga (TOGA).

Beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam membuat taman obat keluarga (TOGA), yaitu :
1. Pilih jenis tanaman obat yang bermanfaat untuk anggota keluarga.
2. Perhatikan luas lahan sehingga kita dapat mempertimbangkan ukuran tanaman obat yang akan kita tanam.
3. Kondisi lahan, seperti kontur tanah, bentuk serta adanya pohon atau bangunan lain.
4. Faktor keindahan dengan mengatur lahan untuk tanaman obat agar tidak merusak atau mengganggu pemandangan.


Pengolahan tanaman obat harus dilakukan sebaik mungkin agar tidak kehilangan khasiatnya, berikut panduan pengolahan taman obat keluarga (TOGA).
 

Posts Comments

©2006-2010 ·TNB